Manusia dan Cinta Kasih
Menurut kamus umum bahasa indonesia karya w.j.s. poerwadarminta, cinta
adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun
(rasa) sangat kasih atau sangat tetarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang . Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata
kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan
sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan
menaruh belas kasihan.
Cinta adalah curahan rasa peduli dari hati
yang dimiliki setiap manusia terhadap apa yang membuat diri mereka
nyaman terhadap sesama manusia dan mahluk lainnya. Cinta itu timbul
karena adanya ketertarikan antara satu sama lain. Sedangkan kasih
adalah rasa sayang terhadap sesama. jadi cinta kasih adalah rasa
kepedulian manusia terhadap sesamanya maupun mahluk lain sehingga
menimbulkan rasa kasih sayang.
Tanpa air…
Tiada kehidupan bagi tetumbuhan
Tanpa cinta sejati…
Tiada kebahagiaan bagi insan
Jalaran cinta adalah gerbang
Menuju kota kebahagiaan
Wahai pecinta
Cairkanlah hatimu…
Lalu siramlah hati kekasih
Agar selalu segar dan bersih
Sebab yang demikian itulah cinta
http://abra139210.wordpress.com/2011/02/
http://iiam.blogdetik.com/2011/03/01/manusia-dan-cinta-kasih/
http://iiam.blogdetik.com/2011/03/01/manusia-dan-cinta-kasih/
ARTIKEL YANG MENDUKUNG TENTANG 3 TINGKATAN CINTA
Cinta memegang peran yang penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta
merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan keluarga dan
pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat, dan hubungan
manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat yang kokoh
antar manusia dengan tuhannya sehingga manusia menyembah tuhan dengan
ikhlas, mengikuti perintahnya, dan berpegang teguh pada syariatnya.
Cinta memiliki tiga tingkatan yaitu :
Cinta tingkat tertinggi adalah cinta kepada tuhan.
Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orangtua, anak, saudara, istri atau suami dan kerabat.
Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal.
Kemudian ada juga 3 istilah yang paling populer tentang Cinta, menurut Kangzain yaitu :
1. Cinta berbasis Shodr (lapisan hati luar)
Ciri-cirinya adalah perasaan mudah gelisah, kecenderungan yang ada adalah untuk memiliki bukan untuk memberi. Sifatnya yaitu fisikserta kental sekali berbau dunia. Ingin punya ini dan ingin punya itu tapi sering lupa mensyukuri apa yang sudah dimiliki
2. Cinta berbasis Qolbu (lapisan hati tengah)
Ciri-cirinya adalah perasaan kadang gelisah tapi kadang tenang bahagia. Kadang menikmati tapi kadang menyesali. Kadang inget Allah tapi kadang inget kekasih hati ciptaan Allah. Perasaannya bolak-balik seperti Qolbu. Jika ia memiliki hati yang bersih maka walaupun ia mencintai makhluk Allah, ia tetap paham prosedur syariat yang harus dilewati. Sehingga ia bisa memiliki sesuatu dengan cara yang dirahmati Allah SWT.
3. Cinta berbasis Fuad (lapisan hati dalam)
Inilah cinta yang sejati, sangat dalam dan penuh sensasi yang melupakan (dunia). Ia begitu dalam sehingga tidak mudah lepas, bahkan tidak bisa lepas. Hatinya bergantung penuh kepada Allah SWT. Ia nyaris lupa akan dunia. Dan itulah yang jadi masalahnya. Ia terkadang lupa akan bajunya yang mungkin saja kurang pantas dilihat. Ia tidak lagi memikirkan penilaian orang terhadapnya. Itu sebabnya ia pun sering beristghfar karena khawatir tidak mampu mencintai Makhluk Allah, sehingga ada yang terzalimi karena begitu kuat cintanya kepada Allah SWT. Hatinya tenang karena dekat kepada Allah, dan hatinya pun gelisah karena ingat dosa-dosanya yang tak mampu dilihatnya. Mungkin saja ia sampai bingung apalagi yang mau di-istighfari, padahal ia sangat menyukai istighfar dan taubat, tapi ia begitu anti berbuat maksiat.
Ciri-cirinya adalah perasaan mudah gelisah, kecenderungan yang ada adalah untuk memiliki bukan untuk memberi. Sifatnya yaitu fisikserta kental sekali berbau dunia. Ingin punya ini dan ingin punya itu tapi sering lupa mensyukuri apa yang sudah dimiliki
2. Cinta berbasis Qolbu (lapisan hati tengah)
Ciri-cirinya adalah perasaan kadang gelisah tapi kadang tenang bahagia. Kadang menikmati tapi kadang menyesali. Kadang inget Allah tapi kadang inget kekasih hati ciptaan Allah. Perasaannya bolak-balik seperti Qolbu. Jika ia memiliki hati yang bersih maka walaupun ia mencintai makhluk Allah, ia tetap paham prosedur syariat yang harus dilewati. Sehingga ia bisa memiliki sesuatu dengan cara yang dirahmati Allah SWT.
3. Cinta berbasis Fuad (lapisan hati dalam)
Inilah cinta yang sejati, sangat dalam dan penuh sensasi yang melupakan (dunia). Ia begitu dalam sehingga tidak mudah lepas, bahkan tidak bisa lepas. Hatinya bergantung penuh kepada Allah SWT. Ia nyaris lupa akan dunia. Dan itulah yang jadi masalahnya. Ia terkadang lupa akan bajunya yang mungkin saja kurang pantas dilihat. Ia tidak lagi memikirkan penilaian orang terhadapnya. Itu sebabnya ia pun sering beristghfar karena khawatir tidak mampu mencintai Makhluk Allah, sehingga ada yang terzalimi karena begitu kuat cintanya kepada Allah SWT. Hatinya tenang karena dekat kepada Allah, dan hatinya pun gelisah karena ingat dosa-dosanya yang tak mampu dilihatnya. Mungkin saja ia sampai bingung apalagi yang mau di-istighfari, padahal ia sangat menyukai istighfar dan taubat, tapi ia begitu anti berbuat maksiat.
Pendapat saya :
Menurut saya cinta itu berupa anugrah dari tuhan,
karena cinta itu bisa memberikan semagat dan kebahagiaan. Sedangkan
kasih menurut saya yaitu suatu rasa yang berguna untuk memperkuat rasa
cinta. Sehingga cinta dan kasih saling berkaitan satu sama lain.
Dari artikel bisa dilihat kalau ada tiga tingkatan
cinta, Tingkat tinggi, menengah dan rendah. Namun menurut saya
sebaik-baik nya cinta yaitu cinta kepada allah kemudian kepada orang tua
baru kepada teman special dalam hidup kita.
Cinta
kepada Allah, didalam alquran cinta itu harus berurut yaitu cinta
kepada Allah, cinta kepada Rasulnya, dan berjihad dijalan-Nya. Cinta
selain itu harus terurut di bawahnya.
Cinta
kepada orang tua, seandainya kita bertanya kepada orangtua kita menurut
mereka apa arti cinta ? pasti mereka akan menjawab cinta kepada
anak-anaknya . Mereka hanya ingin anak-anak nya sukses, contohnya saja
orang tua yang menginginkan anaknya sukses dan berhasil dalam
kehidupannya pasti akan mengusahakan agar anaknya bisa duduk dibangku
pendidikan. Jika mereka tidak punya uang, mereka akan “meng adakannnya”
mereka hanya ingin anak nya sukses dan sebagai anak kita tidak boleh
mengecewakan orang tua kita karena mereka sudah bersusah payah untuk
mencari uang agar kita bisa menjadi sukses. Begitulah cinta orang tua
kepada anaknya, cinta mereka merubah pendapat mengenai yang sulit dan
tidak mungkin mengenai uang.
Kemudian cinta kepada orang yang kita cintai, menurut saya cinta itu tidak hanya untuk kekasih saja karena cinta untuk sahabat juga perlu. Maksudnya bukan sahabat dijadikan pacar namun sahabat itu adalah teman sejati yang sampai kapan pun akan menjadi teman sejati dalam hidup kita .Sahabat akan menerima kita apa adanya dan selalu ada disaat kondisi apapun. Jadi Sahabat dan kekasih itu sam-sama berharga, dan kita harus menghargai dan menjaga hubungan baik dengan siapa pun yang dekat dengan kita.
Kemudian cinta kepada orang yang kita cintai, menurut saya cinta itu tidak hanya untuk kekasih saja karena cinta untuk sahabat juga perlu. Maksudnya bukan sahabat dijadikan pacar namun sahabat itu adalah teman sejati yang sampai kapan pun akan menjadi teman sejati dalam hidup kita .Sahabat akan menerima kita apa adanya dan selalu ada disaat kondisi apapun. Jadi Sahabat dan kekasih itu sam-sama berharga, dan kita harus menghargai dan menjaga hubungan baik dengan siapa pun yang dekat dengan kita.



0 pendapat temen²:
Posting Komentar